Jangan ajakku tertawa hari ini…kalau kau masih Mati….

Aku ingin bertanya pada matamu….
adakah AKU yang terbias diantara pupil retina kornea mu….
bukan serpihan masa lalu yang menempel seperti katarak
buram,

Aku ingin bertanya pada tanganmu…
adakah AKU yang terasa diantara ruas buku jari-jarimu…
bukan puing silam yang meradang seperti kista
buntung,

Aku ingin bertanya pada kakimu…..
adakah AKU yang membuatmu berlari dengan tungkai tempurung lututmu….
bukan kerikil-kerikil nafas itu yang membuatmu tersandung
pincang,

Aku ingin bertanya pada otakmu…
sudahkah AKU yang kini terekam dalam cerebrum cerebellum brainstem mu?
bukan tumor-tumor tawa itu yang membuat kepalamu berputar
pening,

sekarang…
ketika semua panca indera telah bersaksi
untuk hari ini…

Aku ingin bertanya pada hatimu…..
adakah AKU yang membuat mu tertawa tersenyum dalam relung sekat hatimu?
bukan wajah dan senyum itu yang mencengkram seperti hepatitis
mati…..

Leave a Reply