Kala Minyak dan Air Bercinta, harus ada Lemon diantaranya…

Pernahkah membayangkan hal ini terjadi?
Membayangkan unsur partikel dua zat cair yang berbeda ini menyatu?
tidak? Aku juga tidak…..

sampai akhirnya itu terjadi padaku….

Aku ibaratkan dia minyak…
dan aku air…

‘Minyak’

menurut sebuah ensiklopedia, dalam arti sempit adalah semua zat cair yang tidak dapat bercampur dengan ‘air’.
Dari sudut pandang kimia, minyak itu disusun atas (kurang lebih) 2 golongan :
-Gilserida : asam lemak yang tidak gampang menguap
-Terpenoid : minyak eteritis yang gampang menguap
Minyak adalah unsur yang cukup complicated. Asal-usulnya pun masih menjadi perdebatan para ilmuwan sampai saat ini, apakah minyak itu terbuat dari fosil atau dari zat organik.
Untuk mendapatkan minyak yang murni…harus dilakukan penyulingan berulang kali baru didapatkan keaslian minyak itu.

‘Air’,
adalah benda tak berwarna tak berbau tak berasa yang menutupi 3/4 permukaan bumi.
Rumus kimia bagi air adalah H2O, yang berarti setiap molekul air mengandung :
-2 atom hidrogen (gas yang sangat mudah terbakar)
-dan 1 atom oksigen.
Hubungan terjadi antara elektron-elektron(partikel dasar yang tak dapat dipecah lagi ke dalam bagian yang lebih kecil) yang membentuk bagian luar atom dan merupakan mata rantai kuat yang dinamakan ikatan kovalen.
Struktur ini menjadikan molekul air mempunyai muatan positif di sebelah atom hidrogen dan negatif di sebelah atom oksigen.

Oke, kita tidak sedang belajar pelajaran kimia disini…Tapi analogi diatas adalah aku dan dia…..

‘Minyak’= Dia
menurut sebuah ensiklopedia, dalam arti sempit adalah semua zat cair yang tidak dapat bercampur dengan ‘air’.
artinya minyak memiliki kepribadian yang sangat kuat yang tidak dapat dicampur dengan kepribadian air yang sama-sama kuat. Penyusun kepribadian minyak pun sangat bertolak belakang. Disaat tertentu ia gampang menguap -yang kuartikan bahwa emosinya gampang reda. Dan saat lain ia tidak mudah menguap -yang kuartikan bahwa ia bisa menjadi org yang sangat keras kepala.
Apa yang terjadi dalam hidup minyak sangat complicated. ‘Ilmuwan’ yang disini kuibaratkan sbg org-org terdekatnya saja masih mencoba menebak-nebak siapa dia sebenarnya. Karena itu, dibutuhkan ‘penyulingan’ berkali-kali untuk menemukan siapa dirinya sebenarnnya.

‘Air’=aku
adalah benda tak berwarna tak berbau tak berasa yang menutupi 3/4 permukaan bumi.
artinya air itu sangat polos dan transaparan. Sekilas saja orang dapat menemukan wujud aslinya. Namun terkadang keasliannya akan susah ditebak bila sudah dicampur berbagai macam larutan. Kalau diberi kopi dia akan pahit, kalau diberi garam dia akan asin, kalau diberi sirup dia akan manis. Kopi, garam, dan sirup ibarat ’sekitarnya’. Jadi krn polos…air terkadang gampang untuk berubah-berubah tergantung dari keadaan sekitarnya.
Penyusun kepribadian air juga bertolak belakang. Hidrogen adalah zat yang mudah terbakar, sementara oksigen menyejukkan. Hal ini diartikan bahwa setiap masalah tidak dapat dihadapi dengan kepala dingin melainkan emosi. Tetapi disuatu kondisi aku juga bisa jd seseorg yang menenangkan.
Elektron adalah partikel dasar yang tak dapat dipecah lagi ke dalam bagian yang lebih kecil. Ini menandakan pemikiranku sulit dipatahkan. Keras kepala. Dan itu sudah membentuk bagian luar kepribadianku.

Jadi bagaimana Minyak dan Air dapat bersatu?

Diantaranya harus ada Lemon.
Lemon adalah sejenis jeruk yang hanya dapat tumbuh di iklim tropis dan sub-tropis.
Tumbuhan ini tidak dapat tumbuh di tempat yang cuacanya dingin.
Didalam jeruk ini terdapat zat asam sitrat yang dapat menyatukan senyawa minyak dengan air.
artinya, jika Minyak dan Air ingin disatukan,mereka harus mengalami sesuatu yang masam terlebih dahulu sebelum merasakan manisnya. ‘Lemon’ diibaratkan sebagai jembatan penghubung yang penuh rintangan. Sifat lemon menetralkan, lemon bahkan sanggup berada diantara dua ‘iklim panas’ dan justru tidak tahan di cuaca dingin. Lemon disini ibaratnya dapat menyatukan 2 kepribadian yang berbeda.

Jadi, kala Minyak dan Air bercinta bagaimana menyatukannya?

Harus ada Lemon diantaranya…

One Response to “Kala Minyak dan Air Bercinta, harus ada Lemon diantaranya…”

  1. Dit'Z Says:

    nice…

    you wrote a really amazing story analogically…

    keep ur effort!

Leave a Reply